Backup Foto dengan Google Photos

Backup Foto dengan Google Photos Sumber: Google

Saya rasa saat ini saya sudah melupakan entah berapa banyak foto yang pernah saya ambil dari smartphone ataupun kamera DSLR saya. Tak pernah pula saya organisasikan foto-foto digital tersebut ke dalam satu tempat, pasti semuanya terpisah-pisah. Entah itu di laptop, PC, smartphone, ataupun dalam kartu memori kamera DSLR saya. Alasannya kala itu cukup sederhana, portabilitas!

Sulit rasanya menampung semua foto-foto digital tersebut ke dalam suatu tempat (hard disk eksternal misalnya), dan membawanya ke manapun yang saya mau. Sempat mencoba layanan penyimpanan file online semacam dropbox misalnya, tapi tetap saja keterbatasan kapasitas yang ditawarkan secara gratis saat itu menjadi kendala. Maklum, saat itu saya belum memiliki kartu kredit yang saya rasa juga menjadi kendala bagi sebagian besar orang. Bagaimana dengan mengkompresi ukuran semua foto-foto saya? Berhubung saya bukanlah seorang hardcore photographer, saya tidak anti terhadap hal tersebut. Hanya saja satu hal yang mengganjal jika harus mengkompresi semua foto-foto saya yang saya sendiri mungkin hampir tidak pernah melihatnya kembali: malas.

Namun, beberapa waktu belakangan, entah kenapa lagi-lagi Google mengeluarkan produknya yang cukup berguna, Google Photos. Apa yang ditawarkannya? Penyimpanan foto secara online tanpa batas. Iya, saya tahu kalau Google itu perusahaan iklan. Perusahaan yang katanya 90% pendapatan tahun 2014 nya bersumber dari iklan. Perusahaan yang seringkali saya lihat dalam pemberitaan teknologi tersandung dengan urusan privasi penggunanya. Privasi? Dengan membuat akun gmail pun sebenarnya saya telah mengizinkan Google untuk “membaca” email saya sebagai data untuk menampilkan iklan spesifik mereka. Dan sebagai gantinya, layanan email gratis mereka pun dapat saya peroleh. Pun begitu dengan Google Photos, dengan segala konsekuensi nya, tetap saja manfaat yang bisa saya peroleh darinya itu sungguh ter-la-lu…

Kapasitas Penyimpanan Tanpa Batas

Google Photos Settings

Pilihan yang ditawarkan kepada Anda

Google Photos memberikan layanan dengan kapasitas penyimpanan tanpa batas, dengan asumsi Anda tidak berkeberatan dengan kompresi otomatis ukuran file foto yang diupload. Namun, jika Anda tetap menginginkan foto yang Anda upload tetap berada dalam ukuran sebenarnya, Google menyediakan kapasitas 15 GB yang dibagi bersama dengan kapasitas email dan Google Drive Anda. Butuh kapasitas tambahan? Beli!

Google menyediakan paket kapasitas mulai dari $1,99 per bulan untuk kapasitas 100GB hingga $299,99 per bulan untuk kapasitas 30TB. Ingat, kapasitas tersebut berlaku tidak hanya untuk penggunaan Google Photos saja, tapi juga gmail dan Google Drive Anda.

Tampilan Aplikasi

Google Photos via Smartphone

Tampilan Google Photos bila dibuka dengan smartphone

Tampilan Google Photos dibuat sederhana dan didesain dengan menggunakan pendekatan mobile-first. Hal yang masuk akal menurut saya, karena kebanyakan foto yang diambil penggunanya berasal dari smartphone, setidaknya saya demikian. Dibuka dengan menggunakan PC ataupun smartphone terasa nyaman. Namun, entah mengapa, saat saya membuka halaman Google Photos dari browser smartphone, tidak saya temukan tombol untuk mengupload foto-foto dari galeri foto. Berbeda halnya bila saya membuka dari browser di PC, dengan mudah saya temukan sebuah tombol untuk mengupload foto. Satu hal yang muncul dalam pikiran saya, mungkin Google ingin penggunanya untuk menginstall aplikasi Google Photos terlebih dahulu dan kemudian menguploadnya secara otomatis via aplikasi tersebut. Hmm… Walau demikian, tetap terasa aneh bagi saya mengingat pengguna tetap bisa menghapus foto yang ada dari halaman yang ditampilkan dalam browser smartphone.

Pengelompokan Foto

Google Photos Collections

“Use the + button at the top…”, tapi saya tak mampu menemukannya

Bagi Anda yang sudah terbiasa mengelompokkan foto-foto Anda dalam folder, entah itu berdasarkan waktu, tempat, topik, dan lain sebagainya, maka bersiap-siaplah untuk melakukan pengelompokan ulang pada Google Photos. Tak seperti Google Drive, Google Photos tidak mendukung pengelompokan berdasarkan folder-folder tersebut. Sebagai gantinya, pengelompokan di Google Photos dilakukan dengan menggunakan penandaan yang disebut “album”. Di gmail atau Twitter, “album” ini mungkin sebanding dengan “label” ataupun “hashtag”. Jadi, bayangkan kalau Anda mengupload ratusan atau bahkan ribuan foto ke sana, maka Anda akan segera direpotkan untuk urusan memilah-milah dan mengelompokkan foto-foto tersebut.

Sama halnya ketika saya tidak menemukan cara untuk mengupload foto via browser di smartphone saya, saya pun tidak dapat menemukan tombol untuk membuat album dalam akun Google Photos saya. Hmm…

Jadi?

Apapun itu, layanan Google Photos ini benar-benar sangat berguna untuk Anda yang menginginkan penyimpanan foto yang portabel. Pastikan saja aktivitas Anda ditunjang dengan layanan internet mumpuni untuk menggunakannya. Mengenai segala kekurangan yang ada saat ini, mungkin hanya tinggal masalah waktu bagi pihak Google untuk menyempurnakannya. Namun, yang paling penting, semoga nasib layanan ini tidak serupa dengan nasib Google Reader yang pada akhirnya dimatikan begitu saja oleh Pihak Google. Semoga…