Si Kaya dan Si Miskin

Jika menjadi miskin menyebabkanmu berbuat dengki dan buruk sangka terhadap si kaya, maka lebih baik kamu berusaha menjadi kaya agar kekayaanmu kelak dapat menjadikanmu orang yang bermanfaat terhadap sesama. Saya percaya hal itu lebih baik baginya.

Jika menjadi kaya menyebabkanmu lupa pada Yang Maha Kaya, maka lebih baik kamu menjadi miskin agar senantiasa bersimpuh di atas sajadahmu tuk mengharap rizki dari-Nya. Saya percaya hal itu juga lebih baik baginya.

Tapi jika dengan kekayaan membuatmu senantiasa ingat dan berserah diri pada-Nya, maka itulah yang dinamakan syukur. Dan jika dengan kemiskinan membuatmu mensyukuri tiap remah penghidupan yang Ia berikan dan senantiasa berusaha mendapatkan yang lebih baik lagi, maka itulah yang dinamakan semangat. Pada akhirnya saya percaya, syukur dan semangat inilah yang terbaik bagi kehidupan…